CILEGON – bahrinetwork.com- Suasana penuh haru, kebersamaan, dan semangat keislaman mewarnai kegiatan Tasyakuran Kenaikan Kelas, Kelulusan, serta Ikhtifalan TPQ Sabiliyah dan MDTA Bany Jahar Ciwandan yang digelar dengan meriah.
Kegiatan yang telah menjadi agenda rutin tahunan ini kembali mempertemukan para santri, orang tua, guru, tokoh masyarakat, serta pengurus lembaga pendidikan dalam satu momentum penuh makna.
Sekretaris Yayasan sekaligus Pembina Sekolah, Hj. Masitoh, M.Pd, dari Yayasan Pendidikan Bany Jahar Al Jauharotunnaqiyah Ciwandan menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar seremoni kenaikan kelas dan kelulusan, melainkan sarana memperkuat ukhuwah serta membangun sinergi seluruh elemen masyarakat dalam mendukung pendidikan Al-Qur'an.
Menurutnya, tema besar yang diusung tahun ini adalah membangun silaturahmi dan memperkuat kolaborasi demi menjunjung tinggi nilai-nilai Al-Qur'an, ilmu pengetahuan, dan akhlak mulia.
"Kolaborasi itu artinya semua unsur harus bersatu. Guru, pengurus, orang tua, santri, masyarakat, yang muda maupun yang tua harus bergandengan tangan untuk membangun generasi yang mencintai Al-Qur'an, berilmu, dan berakhlak baik," ujar Hj. Masitoh di hadapan para hadirin.
Ia juga mengingatkan pentingnya pendidikan agama sebagai bekal kehidupan dunia dan akhirat. Menurutnya, Al-Qur'an merupakan pedoman hidup yang mudah dipelajari jika diiringi kesungguhan dan dukungan dari keluarga serta lingkungan sekitar.
"Kita harus terus mengejar kebaikan, memperbaiki ibadah dan amal saleh, karena pada akhirnya setiap manusia akan kembali kepada Allah SWT. Pendidikan Al-Qur'an adalah investasi terbaik untuk masa depan anak-anak kita," tuturnya.
Orang Tua Jadi Pilar Utama Kesuksesan Acara
Ketua Panitia, Ahmad Jaharudin, SE, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh orang tua siswa yang telah memberikan dukungan penuh terhadap terselenggaranya kegiatan tersebut.
Menurutnya, pelaksanaan tasyakuran dan ikhtifalan tahun ini dapat berjalan dengan sukses karena pembiayaannya sepenuhnya berasal dari partisipasi dan dukungan para wali murid.
"Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh orang tua siswa. Dukungan dan kepercayaan yang diberikan menjadi kekuatan besar bagi lembaga untuk terus berkembang," katanya.
Ia berharap para orang tua tetap konsisten mendukung seluruh program pendidikan yang dijalankan sekolah, sebagaimana para guru yang setiap hari dengan penuh kesabaran membimbing dan mendidik para peserta didik.
FKDT Ciwandan Apresiasi Konsistensi Pendidikan Nonformal
Sementara itu, Ketua FKDT Kecamatan Ciwandan, Humaedi, S.Pd.I, menegaskan bahwa FKDT hadir sebagai wadah pembinaan, koordinasi, dan komunikasi bagi seluruh Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) di tingkat kecamatan.
Menurutnya, keberadaan FKDT bertujuan memastikan seluruh aspirasi lembaga pendidikan diniyah dapat terakomodasi dengan baik sehingga kualitas pendidikan keagamaan terus meningkat.
Dalam kesempatan tersebut, Humaedi memberikan apresiasi tinggi kepada Hj. Masitoh yang dinilainya telah menunjukkan dedikasi luar biasa dalam mengembangkan pendidikan nonformal di tengah masyarakat selama bertahun-tahun.
"Kami sangat mengapresiasi Hj. Masitoh yang terus istiqamah dan konsisten mengelola pendidikan nonformal. Semoga segala pengabdian yang dilakukan menjadi ladang pahala yang berlipat ganda di sisi Allah SWT," ujarnya.
Ia juga menyampaikan penghargaan kepada para guru dan orang tua yang selama ini menjadi garda terdepan dalam menjaga keberlangsungan pendidikan Al-Qur'an dan pendidikan diniyah di lingkungan masyarakat.
Cetak Generasi Qurani yang Berilmu dan Berakhlak Kegiatan tasyakuran ini menjadi bukti nyata bahwa pendidikan Al-Qur'an dan pendidikan diniyah masih mendapat tempat istimewa di hati masyarakat.
Melalui sinergi antara yayasan, guru, orang tua, dan masyarakat, TPQ Sabiliyah dan MDTA Bany Jahar Ciwandan terus berkomitmen melahirkan generasi Qurani yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat dalam akhlak dan spiritual.
Di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks, semangat kebersamaan yang ditunjukkan dalam kegiatan ini menjadi pesan kuat bahwa pendidikan karakter berbasis Al-Qur'an tetap menjadi fondasi utama dalam membangun masa depan bangsa.
Komentar0