CILEGON, — bahrinetwork.com-Program operasi katarak gratis yang digagas dalam rangka kegiatan TMMD bersama Kodim 0623 Cilegon mendadak diserbu masyarakat. Kuota awal yang hanya ditargetkan untuk 50 orang kini telah terlampaui, dengan 64 peserta tercatat mendaftar.
Wakil Ketua III/IV (Bid. Ren, Keu & Pelaporan): H. Bambang Widiyatmoko, S.KM, M.E mengungkapkan bahwa tingginya antusiasme warga menunjukkan masih banyak masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan mata, khususnya bagi kelompok usia lanjut.
“Memang indikatornya tidak selalu jelas, tapi biasanya penderita katarak didominasi usia di atas 50 tahun,” ujarnya.
Program ini merupakan bagian dari kolaborasi lintas sektor, melibatkan Kodim 0623 Cilegon, fasilitas kesehatan, serta dukungan dari Baznas Provinsi Banten.
Pelaksanaan kegiatan berada dalam rentang program TMMD yang berlangsung sejak 22 April hingga 22 Mei.
Selain operasi katarak, kegiatan sosial ini juga mencakup pembangunan RTLH (Rumah Tidak Layak Huni), jamban sehat, serta intervensi kesehatan masyarakat lainnya.
Untuk tahapan awal, peserta akan menjalani proses screening di RSUD Cilegon yang dijadwalkan mulai tanggal 9. Seluruh rangkaian layanan diberikan secara gratis, dengan estimasi biaya operasi mencapai Rp2.500.000 per orang yang ditanggung oleh Baznas.
“Ini kesempatan langka, tidak terjadi berulang dalam satu tahun. Kami mengimbau masyarakat yang memiliki keluhan mata segera mendaftar,” kata Bambang.
Ia juga menegaskan bahwa masyarakat masih dapat mendaftar sebelum proses screening berlangsung, baik melalui Baznas maupun langsung datang ke RSUD Cilegon.
Program ini sendiri merupakan hasil kerja sama yang telah terjalin selama lima hingga enam tahun terakhir, dan terus diperkuat untuk menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan.
Dengan membludaknya jumlah pendaftar, panitia kini tengah mempertimbangkan langkah lanjutan agar lebih banyak warga bisa mendapatkan manfaat dari program tersebut.
Komentar0