TpO6TfClGSdiGfC8Tpz0TSd7GA==

1.035 Santri Ikuti Ujian Munaqosyah, BKPAKSI Cilegon Perkuat Pendidikan Al-Qur’an Nonformal










CILEGON,– bahrinetwork.com- Ribuan santri dari berbagai Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) di Kota Cilegon mengikuti kegiatan Munaqosyah BKPAKSI yang digelar selama dua hari, 11–12 April 2026. Kegiatan ini menjadi ujian akhir bagi para santri untuk mengukur kemampuan membaca Al-Qur’an serta pemahaman dasar keislaman yang telah dipelajari selama satu tahun terakhir.


Direktur Daerah BKPAKSI Kota Cilegon, H. Ahmad Syukri, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan rangkaian ujian yang telah dimulai sejak 5 April 2026 melalui ujian tulis ataupun Praktek.

“Selama dua hari ini kami melaksanakan munaqosyah praktek. Sebelumnya para santri sudah mengikuti ujian tulis yang meliputi materi Al-Qur’an, hadis, fikih, sejarah peradaban Islam, hingga akhlak. Jadi seluruh rangkaian ini merupakan satu kesatuan ujian akhir tahunan,” ujar Ahmad Syukri.


Ia menjelaskan, dalam ujian praktik para santri diuji berbagai kemampuan dasar keagamaan, mulai dari murotal Al-Qur’an, praktik wudhu, shalat, hafalan surat pendek, hafalan ayat pilihan, hingga doa-doa harian.

Menurutnya, ujian tersebut merupakan standar kelulusan yang wajib ditempuh santri sebelum dinyatakan lulus dari program pendidikan Al-Qur’an di tingkat kota.
“Tahun ini ada 1.035 santri yang mengikuti munaqosyah. 


Ini merupakan ujian utama yang menjadi standar kelulusan BKPAKSI di tingkat kota. Sebelumnya mereka sudah diuji di unit masing-masing, namun kelulusan resmi harus melalui munaqosyah tingkat kota,” jelasnya.



Untuk menjaga kualitas penilaian, panitia melibatkan puluhan tenaga penguji yang telah melalui proses seleksi ketat.
“Kami menyiapkan sekitar 36 panitia dan 33 tim munaqis (penguji). 

Tidak semua ustadz bisa menjadi penguji. Mereka harus melalui proses rekrutmen dan pembekalan terlebih dahulu agar penilaian berjalan profesional dan objektif,” tambahnya.


Ahmad Syukri menegaskan bahwa BKPAKSI tidak memiliki “produk” lain untuk dibanggakan selain kualitas lulusan santri yang mampu membaca Al-Qur’an dengan baik.
“Yang kami persembahkan kepada masyarakat Cilegon adalah mutu lulusan. 

Tidak ada yang lebih membanggakan selain anak-anak yang mampu membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar,” katanya.


Sementara itu, Pembina BKPAKSI Provinsi Banten, Bayu Panatagama, menyebut munaqosyah merupakan program nasional yang menjadi sistem evaluasi pendidikan Al-Qur’an di seluruh Indonesia.


“Kalau di sekolah umum ada ujian nasional, maka di lembaga pendidikan Al-Qur’an ada munaqosyah. Ini adalah standar nasional untuk mengukur kemampuan anak setelah mengikuti proses pembelajaran selama satu tahun,” ujarnya.



Ia menjelaskan bahwa program BKPAKSI tidak hanya menyasar TPA, tetapi juga pendidikan Al-Qur’an sejak usia dini, mulai dari PAUD Al-Qur’an hingga Taman Kanak-Kanak Islam.



“Kami ingin memastikan anak-anak sejak usia 4 hingga 12 tahun sudah mampu membaca Al-Qur’an dengan baik. Ini penting karena saat ini kita masih menghadapi persoalan buta huruf Al-Qur’an di masyarakat,” katanya.


Menurut Bayu, dari sekitar 9.000 santri TPA di Kota Cilegon, baru sekitar 1.035 santri yang dinyatakan siap mengikuti munaqosyah tahun ini.



“Artinya baru sekitar 10 persen yang benar-benar siap mengikuti ujian tingkat kota. Mengajarkan anak membaca Al-Qur’an tidak mudah, karena membutuhkan proses pembinaan yang serius dan berkelanjutan,” jelasnya.



Ia berharap ke depan lulusan TPA yang memiliki ijazah munaqosyah dapat semakin dihargai oleh lembaga pendidikan formal, bahkan menjadi salah satu syarat masuk sekolah lanjutan.


“Di beberapa daerah, ijazah TPA sudah menjadi syarat masuk SMP atau madrasah. Kami berharap di Cilegon juga bisa seperti itu, sehingga pendidikan Al-Qur’an semakin mendapat perhatian,” Tuturnya.



Dengan ribuan santri yang setiap tahun lulus dari lembaga pendidikan Al-Qur’an, BKPAKSI optimistis mampu terus berkontribusi dalam mencetak generasi Qurani serta membantu pemerintah dalam memperkuat pendidikan keagamaan nonformal di tengah masyarakat kota Cilegon," Pungkasnya.

Komentar0

Type above and press Enter to search.