Cilegon– bahrinetwork.com- Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi Desa Merah Putih (KKMP) Mekarsari yang digelar pada Selasa (31/3/2026) Acara berlangsung bertempat di Aula kantor kelurahan berlangsung lancar dan penuh semangat kebersamaan. Dalam forum tersebut, anggota koperasi berhasil menyepakati sejumlah keputusan penting, termasuk pergantian kepengurusan baru melalui mekanisme musyawarah mufakat tanpa melalui proses voting.
Wakil Ketua I Bidang Usaha, Iffah Lathifah, menyampaikan bahwa RAT kali ini menjadi momentum penting dalam perjalanan koperasi yang terus berkembang sejak dibentuk.
“Alhamdulillah hari ini RAT berjalan lancar dan peserta juga memenuhi quorum. Banyak hasil yang kita dapatkan, termasuk adanya pergantian pengurus dan beberapa hal penting yang perlu disikapi bersama,” ujar Iffah.
Ia menegaskan, seluruh keputusan strategis dalam rapat diambil secara musyawarah mufakat, mencerminkan kekompakan dan kedewasaan para anggota dalam mengelola organisasi.
“Semua anggota sepakat tidak menggunakan sistem voting, tetapi melalui musyawarah mufakat. Ini menunjukkan kebersamaan dan kekompakan anggota dalam menentukan arah koperasi ke depan,” tambahnya.
Susunan Pengurus Baru KKMP Mekarsari
Dalam RAT tersebut, disepakati susunan kepengurusan baru KKMP Mekarsari, yakni:
Ketua: Andi Suhardi
Sekretaris: Deyen
Bendahara: Suharti
Wakil Ketua I Bidang Usaha: Iffah Lathifah
Wakil Ketua II Bidang Keanggotaan: Sayuni
Sementara itu, struktur pengawasan koperasi juga ditetapkan dengan melibatkan unsur pemerintah kelurahan dan anggota koperasi, yakni:
Ketua Pengawas: Lurah Kelurahan Mekarsari
Anggota Pengawas: Mukhlis dan Sumardi *seklur*
Iffah menjelaskan bahwa proses pergantian pengurus telah melalui tahapan komunikasi dan pendekatan personal kepada pengurus sebelumnya. Beberapa di antaranya mengundurkan diri sehingga dilakukan pergantian dengan anggota baru yang berasal dari internal koperasi.
“Sebelumnya saya berada di posisi pengawas, namun sekarang ditarik menjadi pengurus. Semua yang masuk dalam kepengurusan baru tetap berasal dari anggota koperasi sendiri,” jelasnya.
Anggota Meningkat Tiga Kali Lipat
Dalam perjalanannya, KKMP Mekarsari mengalami perkembangan signifikan. Sejak berdiri mengikuti program pemerintah pada periode Mei hingga Desember, koperasi ini terus mengalami pertumbuhan anggota yang cukup pesat.
Awalnya, koperasi hanya melanjutkan struktur dari koperasi lama yang kemudian dilebur menjadi Koperasi Merah Putih. Namun seiring waktu, jumlah anggota meningkat hingga hampir tiga kali lipat.
Saat ini tercatat sekitar 60 anggota telah terdaftar dalam sistem koperasi digital, sementara secara keseluruhan jumlah anggota sudah mendekati 100 orang.
Usaha Sembako dan Gas Jadi Andalan Dari sisi usaha, KKMP Mekarsari saat ini telah menjalankan beberapa unit bisnis yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, seperti penjualan sembako dan distribusi gas.
Ke depan, koperasi juga menyiapkan pengembangan usaha yang lebih luas, terutama setelah mendapatkan fasilitas gedung baru.
“Kalau gedung baru sudah siap, insya Allah akan ada enam gerai usaha yang akan kita kembangkan. Termasuk sektor kesehatan dan pemberdayaan UMKM di sekitar kelurahan,” kata Iffah.
Harapan Koperasi untuk Kesejahteraan Anggota
Menurutnya, dukungan pemerintah terhadap koperasi sangat besar, mulai dari fasilitas gedung hingga sistem aplikasi digital.
Namun keberhasilan koperasi tetap bergantung pada kekompakan anggota dalam mengelolanya.
Ia berharap seluruh anggota dapat menjaga dan mengembangkan koperasi sebagai wadah peningkatan kesejahteraan bersama.
“Jangan sampai ada anggapan bahwa koperasi ini hanya proyek pemerintah. Koperasi itu kembali kepada anggotanya sendiri. Kalau kita ingin berkembang, maka anggotanya harus solid dan bersama-sama membangun koperasi ini,"Pungkasnya
Komentar0