TpO6TfClGSdiGfC8Tpz0TSd7GA==

Kolaborasi IKA Universitas Alkhairiyah dan Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia Dorong Lahirnya Pengusaha Muda di Kota Cilegon












CILEGON – bahrinetwork.com-  Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Universitas Alkhairiyah menggelar seminar bertema tantangan dunia kerja bagi alumni dan mahasiswa di Kota Cilegon. Kegiatan tersebut digelar bersama Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (APTRINDO) Provinsi Banten serta melibatkan komunitas olahraga taekwondo Kota Cilegon dalam satu rangkaian acara yang dipadukan dengan buka puasa bersama.


Ketua IKA Universitas Alkhairiyah sekaligus pengurus Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia Banten, Dede Rohana, mengatakan kolaborasi sejumlah organisasi tersebut sengaja dilakukan untuk memperluas manfaat kegiatan sekaligus mendorong efisiensi pelaksanaan acara.


“Ini kegiatan yang diinisiasi oleh alumni Universitas Alkhairiyah bekerja sama dengan APTRINDO Banten. Sekaligus kita gabungkan dengan kegiatan organisasi lain agar manfaatnya lebih luas,” ujar Dede.


Menurut dia, seminar tersebut bertujuan memberikan gambaran kepada alumni dan mahasiswa mengenai peluang kerja maupun peluang usaha, khususnya di sektor transportasi dan logistik yang dinilai memiliki prospek besar.


Dede menilai masih banyak lulusan perguruan tinggi yang belum terserap di dunia kerja atau ingin memulai usaha tetapi belum memiliki gambaran yang jelas.


“Masih banyak alumni yang belum terserap di dunia kerja, atau ingin memulai usaha tapi belum punya guidance. Melalui seminar ini kita membuka wawasan bahwa di dunia angkutan itu peluangnya sangat besar, baik untuk pekerjaan maupun untuk usaha,” kata dia.


Sebagai pengusaha di bidang transportasi, Dede menjelaskan bahwa sektor angkutan merupakan kebutuhan mendasar dalam aktivitas ekonomi. Selama ada manusia, barang, dan kegiatan produksi, kebutuhan transportasi akan selalu ada.


“Usaha angkutan itu seperti rumah makan. Selama ada orang pasti butuh makan. Begitu juga angkutan, selama ada orang dan barang pasti butuh diangkut. Artinya peluangnya selalu terbuka,” ujarnya.


Dalam seminar tersebut, para peserta juga mendapat motivasi dari sejumlah alumni yang telah lebih dulu berkiprah di dunia usaha. Salah satunya Lian Tirman yang berbagi pengalaman tentang perjalanan menghadapi berbagai tantangan hingga mampu bertahan dalam dunia bisnis

Dede menegaskan, mahasiswa dan alumni tidak boleh takut menghadapi kesulitan ketika ingin membangun karier ataupun usaha.
“Kalau mau mencoba sesuatu pasti akan jatuh, bangkit lagi, jatuh lagi, terbentur lagi. Proses itu yang akhirnya membentuk seseorang menjadi pengusaha,” katanya.


Ia berharap sinergi antara alumni, mahasiswa, dan pelaku usaha seperti yang dilakukan bersama APTRINDO dapat membuka peluang kerja sekaligus melahirkan wirausaha baru.


Selain itu, penggabungan beberapa kegiatan dalam satu rangkaian acara juga disebut sebagai bentuk efisiensi tanpa mengurangi kualitas kegiatan.


“Efisiensi itu bukan berarti mengurangi substansi. Anggaran bisa lebih hemat, tetapi produktivitas tetap bahkan bisa meningkat. Itu yang ingin kita terapkan dalam kegiatan ini,” ujar Dede.

Komentar0

Type above and press Enter to search.