BariNetwork.com- BINJAI – Kepala Kepolisian Resor Binjai, Mirzal Maulana, menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah kepada masyarakat. Namun lebih dari sekadar seremoni tahunan, pesan tersebut menjadi penegasan penting: keamanan kota tidak bisa dibangun dengan kata-kata, tetapi dengan kerja nyata dan kebersamaan.
“Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Minal Aidin Wal Faizin, mohon maaf lahir dan batin,” ucap Kapolres.
Di tengah dinamika sosial yang terus bergerak, Kapolres Binjai menekankan bahwa semangat Idul Fitri harus menjadi energi perubahan—baik bagi institusi Polri maupun masyarakat. Tidak boleh ada lagi jarak antara aparat dan warga dalam menjaga ketertiban dan kenyamanan.
Realitas di lapangan menunjukkan, tantangan kamtibmas bukan perkara ringan. Potensi gangguan keamanan, konflik sosial, hingga keresahan masyarakat menuntut kehadiran polisi yang tidak hanya responsif, tetapi juga benar-benar hadir dan dirasakan.
Dalam konteks inilah, Kapolres Binjai mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak berpangku tangan. Partisipasi aktif warga menjadi kunci. Keamanan bukan semata tugas polisi, melainkan tanggung jawab kolektif yang harus dijaga bersama.
Polres Binjai, tegasnya, siap memperkuat langkah dengan pendekatan humanis namun tetap tegas dalam penegakan hukum. Komitmen ini menjadi penting untuk menjawab harapan publik yang menginginkan keadilan tanpa tebang pilih dan pelayanan yang cepat serta transparan.
“Dengan semangat Idul Fitri 1447 H, mari kita perkuat sinergi, saling percaya, dan saling bahu membahu menjaga lingkungan agar tetap aman dan kondusif,” tegasnya.
Idul Fitri tahun ini menjadi lebih dari sekadar perayaan. Ia adalah titik uji—apakah kebersamaan yang diserukan benar-benar diwujudkan, atau hanya kembali menjadi narasi tahunan tanpa perubahan berarti.
Bagi masyarakat Binjai, harapannya jelas: Polri hadir bukan hanya saat dibutuhkan, tetapi menjadi mitra yang konsisten. Dan bagi Polres Binjai, inilah momentum untuk membuktikan bahwa kepercayaan publik dijaga dengan tindakan, bukan sekadar ucapan.
Reporter: Zulkarnain Idrus
Komentar0