TpO6TfClGSdiGfC8Tpz0TSd7GA==

BRI dan Pemkab Langkat Salurkan Bantuan Perbaikan Rumah Korban Siklon Senyar

BahriNetwork.com | Langkat – Kabar baik datang bagi warga Kabupaten Langkat yang rumahnya rusak akibat bencana hidrometeorologi Siklon Senyar. Pemerintah Kabupaten Langkat bersama PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) mulai menyalurkan bantuan perbaikan rumah bagi masyarakat terdampak.

Penyerahan bantuan berlangsung di Jentera Malay Rumah Dinas Bupati Langkat, Selasa (3/3/2026). Dalam suasana yang hangat dan penuh harapan, Bupati Langkat Syah Afandin menyerahkan bantuan secara simbolis kepada warga penerima manfaat.

Kegiatan ini juga dihadiri Branch Office Head BRI Stabat, Ramlan, serta jajaran pemerintah daerah. Bantuan tersebut merupakan bagian dari program pemulihan pascabencana yang dilakukan pemerintah bersama berbagai pihak, termasuk BRI sebagai bank penyalur.

Menariknya, penyaluran bantuan ini juga terhubung secara daring dengan kegiatan nasional yang dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI Pratikno dari Kabupaten Bireuen, Provinsi Aceh. Sebanyak 16 kabupaten/kota dari Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat ikut ambil bagian dalam program ini.

Dalam kesempatan itu, Bupati Langkat Syah Afandin menjelaskan bahwa dampak bencana yang terjadi beberapa waktu lalu cukup besar. Berdasarkan hasil pendataan, terdapat 1.235 rumah warga yang terdampak.

Rinciannya, 299 rumah mengalami kerusakan berat, 397 rumah rusak sedang, dan 539 rumah rusak ringan.

“Pemerintah terus berupaya agar masyarakat yang terdampak bisa segera bangkit. Bantuan ini diharapkan dapat membantu warga memperbaiki rumah mereka agar kembali layak dihuni,” ujar Syah Afandin.

Tak hanya bantuan perbaikan rumah, pemerintah juga menyiapkan program relokasi bagi warga yang tinggal di kawasan rawan bencana. Relokasi terpusat direncanakan sebanyak 137 unit rumah, yakni 114 unit di Desa Lubuk Kasih dan 23 unit di Kecamatan Hinai. Sementara relokasi mandiri tercatat mencapai 299 unit rumah.

Sementara itu, Deputi Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BNPB, Jarwansyah, menjelaskan bahwa total anggaran bantuan yang disalurkan mencapai sekitar Rp19,995 miliar untuk 937 kepala keluarga yang rumahnya mengalami kerusakan ringan dan sedang.

“Bantuan diberikan sebesar Rp15 juta untuk rumah rusak ringan dan Rp30 juta untuk rumah rusak sedang sebagai bagian dari percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana,” jelasnya.

Selain dana perbaikan rumah, BNPB juga menyalurkan paket sembako berupa beras 5 kilogram, minyak goreng, gula pasir, mie instan, roti, serta sarden untuk membantu kebutuhan sehari-hari warga terdampak.

Branch Office Head BRI Stabat, Ramlan, mengatakan pihaknya siap mendukung program pemerintah dalam penyaluran bantuan kepada masyarakat.

“BRI berkomitmen memastikan bantuan ini dapat diterima masyarakat secara tepat sasaran dan tepat waktu. Semoga bantuan ini bisa membantu warga memperbaiki rumah dan kembali menjalani aktivitas dengan lebih tenang,” ujarnya.

Dengan adanya bantuan tahap II ini, diharapkan proses pemulihan rumah warga terdampak Siklon Senyar di Kabupaten Langkat bisa berjalan lebih cepat, sehingga masyarakat dapat kembali menata kehidupan mereka dengan lebih baik.

Jurnalis: Agus Sidarta

Editor: Zulkarnain Idrus 

Komentar0

Type above and press Enter to search.