
BahriNetwork.com | BINJAI – Ramadhan bukan penghalang bagi bandar narkoba untuk merusak generasi. Di saat masyarakat khusyuk beribadah, transaksi sabu diduga tetap berjalan senyap di berbagai sudut kota. Namun kali ini, langkah mereka terhenti. Polres Binjai melalui Satres Narkoba membekuk 11 pria yang diduga sebagai bandar dan pengedar aktif.
Mereka berinisial AD (45), A (31), YHA (27), AS (22), LA (23), TET (27), P (46), IRH (54), IR (49), MCG (21), dan NP (22). Penangkapan berlangsung sejak 13 hingga 24 Februari di sembilan lokasi berbeda, dari Binjai Barat hingga Binjai Timur, bahkan menjalar ke Langkat dan Deli Serdang.
Sembilan Titik, Dugaan Jaringan Terorganisir
Penangkapan di Jalan Gatot Subroto Gang Musholla, Jalan Sudirman Gang Damai, Jalan Apel Sukaramai, hingga dua lokasi di Jalan Soekarno-Hatta Km 18 menunjukkan pola yang tidak bisa dianggap aksi perorangan.
Sembilan TKP dalam rentang waktu berdekatan mengindikasikan peredaran sistematis. Para tersangka diduga berperan sebagai simpul distribusi. Pertanyaannya: siapa pengendali utama? Siapa pemasok yang memasok sabu ke tangan mereka?
Barang Bukti: Indikasi Perputaran Cepat
Dari tangan para pelaku diamankan 12,8 gram sabu, satu butir ekstasi, uang tunai Rp293 ribu, lima unit ponsel, dan dua sepeda motor.
Jumlah sabu yang tidak terlalu besar justru memunculkan dugaan modus “ecer putus” atau distribusi cepat untuk menghindari penyitaan dalam jumlah besar. Praktik ini kerap digunakan jaringan untuk menekan risiko saat penggerebekan.
Jika benar demikian, maka 11 orang ini bisa jadi bukan puncak, melainkan lapisan tengah atau bawah dalam rantai peredaran.
Ancaman Hukum Berat
Kasat Narkoba AKP Ismail Pane menegaskan seluruh tersangka dijerat Pasal 114 ayat (2) UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika juncto Pasal 609 ayat (2) huruf a KUHP sebagaimana disesuaikan dalam UU No. 1 Tahun 2026. Ancaman hukuman 5 hingga 20 tahun penjara menanti.
Kapolres Binjai AKBP Mirzal Maulana melalui Kasi Humas AKP Junaidi menyampaikan komitmen pemberantasan akan terus berlanjut, tanpa pandang waktu dan momentum.
BahriNetwork.com: Bongkar Sampai Aktor Utama
BahriNetwork.com menilai, keberhasilan ini harus menjadi pintu masuk membongkar jaringan lebih besar. Jika sembilan titik sudah diungkap, maka jalur distribusi seharusnya bisa ditarik hingga ke pemasok utama.
Bandar adalah perusak generasi. Mereka meraup keuntungan dari kehancuran masa depan anak bangsa. Ramadhan tak boleh jadi kedok transaksi haram.
Publik menunggu langkah lanjutan: apakah pengembangan akan menyeret nama besar di balik layar, atau berhenti pada 11 orang ini saja?
Reporter: Mhd. Dzaki Zuris
Editor: Zulkarnain Idrus
Komentar0