TpO6TfClGSdiGfC8Tpz0TSd7GA==

Bocah 6 Tahun Tewas Dibacok di Karanggede Boyolali, Kejahatan Sadis Terjadi di Siang Bolong—Ke Mana Negara?

BOYOLALI – BahriNetwork.com | Darah anak kecil kembali menjadi harga mahal dari rapuhnya rasa aman warga. Seorang bocah berusia 6 tahun tewas secara mengenaskan dalam aksi pencurian dengan kekerasan yang berlangsung brutal di Dukuh/Desa Pengkol, Kecamatan Karanggede, Kabupaten Boyolali, Kamis sore (29/1/2026). Korban meregang nyawa, sementara sang ibu terkapar bersimbah darah akibat sabetan senjata tajam.

Kejahatan keji ini terjadi di siang bolong, sekitar pukul 15.45 WIB, di lingkungan permukiman warga. Fakta ini menampar keras klaim keamanan yang selama ini digaungkan. Seorang anak yang bahkan belum mengenyam bangku sekolah menjadi korban paling lemah dari kebrutalan pelaku.

Kapolsek Karanggede, AKP Widodo, membenarkan adanya peristiwa pencurian dengan kekerasan tersebut. Namun hingga Kamis malam, polisi masih berkutat pada olah TKP, sementara pelaku belum terungkap.

“Benar, kami masih berada di lokasi untuk melakukan olah TKP,” ujar AKP Widodo singkat.

Pernyataan singkat aparat kontras dengan kedahsyatan tragedi yang terjadi. Seorang anak tewas, seorang ibu kritis, pelaku lenyap. Pertanyaan publik pun mengeras: berapa nyawa lagi yang harus jatuh sebelum keamanan benar-benar hadir?

Pelaksana Tugas Camat Karanggede, Ruswanto, mengonfirmasi lokasi kejadian di RT 005 RW 004 Desa Pengkol. Ia membenarkan adanya korban meninggal dunia dalam peristiwa tersebut.

“Korban meninggal dunia seorang anak usia enam tahun, sementara ibunya mengalami luka akibat kejadian itu,” katanya.

Kepala Desa Pengkol, Suripno, mengungkapkan bahwa warga mengetahui kejadian setelah situasi sudah tak terkendali.

“Korban anak kedua meninggal dunia, ibunya luka kritis karena dibacok dan langsung dibawa ke rumah sakit,” ungkapnya.

Tragedi ini bukan sekadar kriminalitas biasa. Ini alarm keras tentang lemahnya sistem perlindungan warga dan anak. Pencurian yang berubah menjadi pembunuhan menunjukkan betapa pelaku kejahatan semakin nekat, sementara masyarakat dibiarkan hidup dalam ketakutan.

Hingga berita ini diturunkan, pelaku masih belum tertangkap. Publik menuntut pengungkapan cepat, transparan, dan tanpa basa-basi. Jangan sampai kasus ini berakhir sebagai statistik berdarah yang hilang ditelan waktu.

Anak telah tewas. Ibu terluka.
Negara tidak boleh hanya hadir saat memasang garis polisi.


Reporter: Armila GWI
Editor: Zulkarnain Idrus


Komentar0

Type above and press Enter to search.